Kelalaian Kompor Picu Api, 5 Kios di Bergas Semarang Ludes

    Kelalaian Kompor Picu Api, 5 Kios di Bergas Semarang Ludes
    (Foto Dok): Kebakaran melanda deretan kios di Jalan Kancing Mas, Lingkungan Kolang-Kaling RT 03 RW 03, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 10.40 WIB.

    Kabupaten Semarang - Seketika, suasana tenang di Jalan Kancing Mas, Lingkungan Kolang-Kaling RT 03 RW 03, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, berubah mencekam pada Selasa (14/4/2026) pagi. Pukul 10.40 WIB, api mulai berkobar, melahap deretan kios yang menjadi sumber mata pencaharian warga. Rasa panik tak terhindarkan saat si jago merah dengan cepat menjalar, menyisakan puing-puing.

    Dugaan kuat, kelalaian dalam aktivitas memasak menjadi pemicu awal bencana ini. Api yang awalnya kecil, dengan cepat membesar dan tak terkendali, merembet ke bangunan kios di sebelahnya. Sungguh pemandangan yang memilukan melihat semangat ekonomi warga terancam lenyap dalam sekejap.

    Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, membenarkan insiden tragis ini. Ia mengungkapkan, api pertama kali terlihat dari salah satu kios milik Bu Nur (60), yang saat kejadian tengah asyik memasak.

    "Diduga pemilik lupa mematikan kompor, sehingga api cepat membesar dan merambat ke kios lainnya, " jelasnya, menyiratkan penyesalan atas musibah yang terjadi.

    Objek yang menjadi sasaran amukan api adalah deretan kios dengan luas perkiraan 14 x 5 meter. Tragedi ini merenggut lima kios, masing-masing dua kios milik Bu Nur, dua kios milik Pak Sunaryo, dan satu kios milik Bu Ninik. Tak hanya bangunan, sembilan jiwa penghuni kios juga merasakan dampak langsung dari peristiwa ini, kehilangan tempat tinggal dan usaha mereka.

    Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 10.42 WIB. Tanpa menunggu lama, satu menit kemudian, tim pemadam kebakaran langsung bergerak. Tepat pukul 10.45 WIB, mereka tiba di lokasi dan segera berjuang bersama warga sekitar untuk memadamkan api serta mencegahnya meluas lebih jauh. Semangat gotong royong terlihat jelas di tengah kepanikan.

    Setelah perjuangan intensif selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dijinakkan pada pukul 11.45 WIB. Kekuatan penuh dikerahkan dari tim gabungan Damkar Pos Bergas, Ungaran, dan Ambarawa. Dukungan tak kalah penting datang dari BPBD, kepolisian, TNI, PLN, perangkat kecamatan, linmas, serta para relawan yang bahu-membahu.

    Syukurlah, dalam musibah ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai angka Rp50 juta, sebuah pukulan telak bagi para pemilik kios.

    "Penanganan berjalan lancar dan situasi tetap aman serta terkendali, " ujar Anang Sukoco, menenangkan hati banyak pihak.

    Pihak Damkar tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan. Penggunaan kompor dan peralatan memasak lainnya perlu menjadi perhatian serius. Pencegahan dini adalah kunci untuk menghindari kejadian serupa yang bisa merenggut ketenangan dan harta benda, terutama saat meninggalkan dapur dalam kondisi api masih menyala.

    (*)

    kebakaran semarang bergas wujil breaking news damkar waspada api
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Gagal Curi Motor Dini Hari, Dua Pelaku Diringkus...

    Artikel Berikutnya

    Semangat Baru, Lapas Perempuan Kelas IIA...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Koops TNI Habema Hadirkan Rasa Aman, Warga Distrik Kembru Kembali Pulang dan Kibarkan Bendera Merah Putih
    Polres Semarang Latih Kesiapan Hadapi Ancaman Kamtibmas Lewat Simulasi
    Kelalaian Kompor Picu Api, 5 Kios di Bergas Semarang Ludes
    Semangat Baru, Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang Lantik Kasi Giatja dan Ka. KPLP
    Aboe Bakar Akui Pengawasan Lapas Bangli Efektif, Minta Maaf Atas Kritik Sebelumnya

    Ikuti Kami