SEMARANG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Sebagai langkah nyata, pihak Rutan menggelar tes urine massal yang diikuti oleh seluruh pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (06/04/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, khususnya Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Tengah, dalam menegakkan integritas. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada ruang bagi narkoba di dalam lapas maupun rutan.

Tes urine tidak hanya menyasar para WBP (Warga Binaan), melainkan juga seluruh petugas dan pejabat Rutan tanpa terkecuali. Hal ini membuktikan bahwa pengawasan dimulai dari internal petugas terlebih dahulu.
Kepala Rutan Kelas I Semarang, Hendrawan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi siapa saja yang terbukti terlibat dengan barang haram tersebut.
"Sanksi tegas siap menanti bagi oknum petugas maupun WBP yang melanggar, " tutur Karutan.
Dengan adanya kegiatan rutin dan berkala seperti ini, diharapkan Rutan Kelas I Semarang dapat terus mempertahankan predikatnya sebagai zona integritas yang bersih dari narkoba (Bersinar).
(Humas Rutan Semarang)
